Breaking News
Categories
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Polri
  • Teknologi
  • TNI/POLRI
  • Dg. Rizki Ilhamsyah Meneguhkan Literasi sebagai Pilar Pelestarian Budaya Melayu melalui Karya Cinta Berdarah

    • Jul 11 2026 • 77 Dilihat

    Dg. Rizki Ilhamsyah Meneguhkan Literasi sebagai Pilar Pelestarian Budaya Melayu melalui Karya Cinta Berdarah

    KalbarNews  Com —Mempawah 11 Juli 2026 ,Kalimantan Barat — Di tengah dinamika peradaban yang terus bergerak, pelestarian kebudayaan tidak lagi cukup mengandalkan pewarisan lisan semata. Literasi hadir sebagai instrumen strategis untuk mendokumentasikan, merawat, dan mentransformasikan nilai-nilai budaya kepada generasi yang akan datang. Berangkat dari kesadaran tersebut, budayawan dan penulis asal Mempawah, Dg. Rizki Ilhamsyah, mempersembahkan karya sastra berjudul Cinta Berdarah sebagai manifestasi komitmennya terhadap pelestarian kebudayaan Melayu.

    Bagi Dg. Rizki Ilhamsyah, sastra merupakan ruang dialektika antara sejarah, nilai kemanusiaan, dan identitas budaya. Melalui narasi yang dibangun dalam Cinta Berdarah, pembaca diajak menelusuri makna cinta, pengorbanan, dan perjalanan kehidupan yang berpijak pada nilai-nilai luhur masyarakat Melayu. Karya ini tidak hanya menghadirkan kekuatan cerita, tetapi juga menjadi refleksi intelektual atas pentingnya menjaga akar budaya di tengah derasnya arus modernisasi.

    Sebagai budayawan, Dg. Rizki Ilhamsyah meyakini bahwa kebudayaan adalah fondasi peradaban. Warisan adat, sejarah, bahasa, dan kearifan lokal merupakan modal sosial yang harus dipelihara melalui pendekatan ilmiah, dokumentasi yang berkelanjutan, serta penguatan budaya literasi. Oleh karena itu, setiap karya yang dihasilkannya diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa identitas budaya merupakan kekayaan yang tidak ternilai.

    “Literasi bukan sekadar aktivitas membaca dan menulis, melainkan ikhtiar merawat ingatan kolektif sebuah bangsa. Ketika budaya terdokumentasi melalui karya tulis, sesungguhnya kita sedang mewariskan peradaban kepada generasi mendatang,” ungkap Dg. Rizki Ilhamsyah.

    Kehadiran Cinta Berdarah diharapkan dapat memperkaya khazanah sastra Indonesia sekaligus memperluas ruang diskusi akademik mengenai budaya Melayu dalam perspektif sejarah, sosial, dan kemanusiaan. Lebih dari sebuah karya sastra, buku ini merupakan ajakan untuk membangun kesadaran bersama bahwa kemajuan suatu bangsa akan memiliki makna apabila tetap berpijak pada nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

    Melalui dedikasinya di bidang literasi dan kebudayaan, Dg. Rizki Ilhamsyah terus menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab para budayawan, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat tersebut, Cinta Berdarah diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Melayu sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan literasi dan kebudayaan Indonesia.

     

    Tim : liputan

    Humas DPP LPM Kalbar

    Share to

    Related News

    DPRD KALBAR PERKUAT FINALISASI PERUBAHAN...

    by • Okt 28 2026

    Kalbarnews.com | PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT — 27 OKTOBER 2026 – Pembahasan finalisasi perub...

    DIDUGA KUASAI TIGA BIDANG TANAH BERSERTI...

    by • Okt 22 2026

    Kalbarnews.com | KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT — Dugaan penguasaan tiga bidang tanah bersertifikat h...

    DPC APRI Sanggau Disambut Positif di Sun...

    by • Okt 17 2026

    Kalbarnews.com | SANGGAU, 17 Oktober 2026 Kalimantan Barat — Upaya mewujudkan pertambangan rakyat ...

    Dugaan Larangan Hijab di Aston Pontianak...

    by • Okt 06 2026

    KalbarNews.com | PONTIANAK — Dugaan adanya larangan penggunaan hijab bagi karyawati Muslim di Hote...

    SIDANG LAPANGAN DANA HIBAH SMA MUJAHIDIN...

    by • Okt 05 2026

    KalbarNews.com | PONTIANAK, Senin 5 Oktober 2026 — Perkara dana hibah yang berkaitan dengan SMA Ya...

    PULUHAN KARUNG BAWANG PUTIH DIDUGA ILEGA...

    by • Okt 03 2026

    Kalbarnews.com | PONTIANAK, 3 Oktober 2026 — Keberadaan bangunan yang diduga digunakan sebagai tem...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top PAGE TOP