Breaking News
Categories
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Polri
  • Teknologi
  • TNI/POLRI
  • Puasa sebagai Cermin Kesederhanaan Hidup: Hoesnan Ajak Masyarakat Mengurangi Gaya Hidup Berlebihan

    Mar 05 202680 Dilihat

    Puasa sebagai Cermin Kesederhanaan Hidup: Hoesnan Ajak Masyarakat Mengurangi Gaya Hidup Berlebihan

    KALBARNews.Com — Pontianak 5 Maret 2026 ,Kalimantan Barat  Ketua KAHNI Kalimantan Barat, Hoesnan, menyampaikan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan momentum spiritual untuk menumbuhkan kesederhanaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Menurut Hoesnan, puasa mengajarkan manusia untuk menata kembali pola hidup, termasuk dalam hal pengeluaran dan gaya hidup. Dengan berpuasa, seseorang belajar menahan diri dari hal-hal yang berlebihan serta membiasakan hidup lebih hemat dan sederhana.

    “Puasa adalah latihan menahan diri. Bukan hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari kebiasaan hidup berlebih. Dalam momentum ini kita diajak untuk menyederhanakan kehidupan, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa dalam praktiknya, bulan puasa justru sering kali menjadi momen meningkatnya konsumsi masyarakat. Padahal, esensi puasa seharusnya mengajarkan pengendalian diri, termasuk dalam hal pengeluaran rumah tangga.

    “Jika dimaknai dengan benar, puasa justru dapat membantu masyarakat menata kembali pola ekonomi keluarga. Kita belajar hidup secukupnya, tidak berlebihan, dan lebih banyak berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

    Hoesnan juga mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai waktu untuk memperkuat solidaritas sosial. Dengan mengurangi konsumsi yang tidak penting, menurutnya, masyarakat dapat mengalihkan sebagian rezeki untuk kegiatan sosial seperti sedekah, berbagi makanan berbuka, maupun membantu masyarakat kurang mampu.

    Ia menegaskan bahwa nilai kesederhanaan yang dilatih selama bulan puasa seharusnya tidak berhenti setelah Ramadan berakhir, tetapi menjadi bagian dari karakter kehidupan sehari-hari.

    “Kesederhanaan adalah nilai luhur yang diajarkan oleh puasa. Jika ini kita jadikan kebiasaan, maka bukan hanya kehidupan spiritual yang menjadi lebih baik, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat akan lebih sehat,” tutupnya.

     

    Tim : Liputan

    Share to

    Related News

    Momentum HUT ke-81 RI, DPP APRI: “...

    by Agu 03 2026

    Karbarnews.com | Jakarta, 3 Agustus 2026 – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan...

    Diduga Keributan Berulang di THM Helen&#...

    by Jul 02 2026

    Kalbarnews.com | PONTIANAK – Dugaan keributan yang berulang kali terjadi di Tempat Hiburan Malam (...

    KAMAR SUDAH DIBAYAR LUNAS, TETAPI DIPIND...

    by Jun 18 2026

    KAMAR SUDAH DIBAYAR LUNAS, TETAPI DIPINDAHKAN TANPA IZIN: ADA APA DENGAN PELAYANAN NOVOTEL PONTIANAK...

    HAK SANGGAH BUKAN GANGGUAN, AKADEMISI DU...

    by Jun 08 2026

    Pengawasan Publik Dinilai Penting untuk Menjaga Integritas Proyek APBN Rp37,35 Miliar dan Memastikan...

    Belum Dicopot Meski Diduga Bermasalah Mo...

    by Mei 15 2026

    Kalbarnews.com | Ketapang, 14 Mei 2026 – Polemik dugaan perselingkuhan yang menyeret Kepala Desa M...

    Oknum Petugas PNM Mekar Diduga Masuk Rum...

    by Mei 15 2026

    Kalbarnews.com | PONTIANAK – Seorang oknum petugas PNM Mekar berinisial Ella diduga memasuki rumah...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top PAGE TOP